
Mengenal Komponen Biotik, Abiotik, dan Hubungan Antarkomponen melalui Proyek Diorama Ekosistem
Oleh : MARDIYAH, S. Pd, M.M
Ekosistem merupakan salah satu konsep penting dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak dapat terlepas dari ekosistem. Sawah, hutan, sungai, taman, kolam, kebun, laut, hingga lingkungan sekolah merupakan contoh ekosistem yang dapat dijumpai di sekitar kita. Ekosistem adalah suatu kesatuan antara makhluk hidup dengan lingkungan fisiknya yang saling berinteraksi dan membentuk hubungan timbal balik antara komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik adalah seluruh makhluk hidup yang terdapat dalam suatu lingkungan, seperti manusia, hewan, tumbuhan, jamur, dan mikroorganisme. Sementara itu, komponen abiotik merupakan komponen tidak hidup yang memengaruhi kehidupan organisme, seperti air, tanah, udara, cahaya matahari, suhu, kelembapan, batu, dan mineral.
Pembelajaran mengenai ekosistem sering kali menjadi lebih mudah dipahami apabila murid tidak hanya mempelajari konsep melalui buku atau penjelasan guru, tetapi juga melakukan pengamatan dan menghasilkan suatu karya nyata. Salah satu bentuk kegiatan yang dapat diterapkan adalah “proyek pembuatan diorama ekosistem”. Melalui diorama, murid dapat menggambarkan suatu ekosistem dalam bentuk tiga dimensi. Mereka dapat menentukan jenis ekosistem, mengenali komponen biotik dan abiotik yang terdapat di dalamnya, serta menjelaskan interaksi yang terjadi antar komponen.
Dengan demikian, kegiatan membuat diorama bukan sekadar menghasilkan karya seni, tetapi menjadi sarana bagi murid untuk mengamati, mengidentifikasi, menganalisis, berkolaborasi, berkomunikasi, dan memahami hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
Teknis pelaksanaan model pembelajaran PjBL dengan pembuatan Proyek Diorama Ekosistem adalah sebagai berikut :
- Murid mendapatkan apersepsi dari guru mengenai lingkungan sekitar dan ditunjukkan gambar atau video berbagai diorama ekosistem sebagai referensi
- Membagi kelas dalam 6 kelompok dan setiap kelompok beranggotakan 6 murid
- Menentukan tema ekosistem melalui undian kelompok dimana ada 3 kelompok membuat ekosistem alam ( Hutan, Laut, Sungai ) dan 3 kelompok membuat ekosistem buatan (taman, sawah, kebun binatang )
- Setiap Kelompok menyiapkan alat dan bahan yang disesuaikan dengan tema yang didapat
- Anggota dalam kelompok saling berkolaborasi untuk menyelesaikan diorama ekosistem dengan miniatur tiga dimensi yang menarik.
- Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja pembuatan diorama ekosistem dan wajib memahami secara detail semuanya sehingga mampu menjawab berbagai pertanyaan yang mungkin muncul dari kelompok lain.
- Ekosistem apa yang dibuat?
- Apa saja komponen biotiknya?
- Apa saja komponen abiotiknya?
- Apa fungsi setiap komponen?
- Bagaimana interaksi yang terjadi?
- Apa contoh rantai makanan di dalamnya?
- Apa yang terjadi jika salah satu komponen mengalami perubahan?
Pembelajaran ekosistem melalui proyek pembuatan diorama memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret. Murid dapat melihat secara langsung bagaimana komponen biotik dan abiotik berada dalam satu kesatuan serta bagaimana interaksi terjadi di antara keduanya.

Komentar Terbaru