CODING TANPA KABEL

Tahukah Sobat Genlit !

Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) merupakan langkah strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi era digital, khususnya Industri 4.0 dan Masyarakat 5.0. Berdasarkan Naskah Akademik Februari 2025, kebijakan ini bertujuan mengintegrasikan Koding dan KA ke dalam sistem pendidikan dasar dan menengah guna meningkatkan literasi digital, kemampuan berpikir komputasional, dan etika teknologi, sehingga mencetak generasi yang kompetitif dan bertanggung jawab.

Metode unplugged coding dalam program Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dari Kemendikbudristek adalah cara belajar konsep pemrograman dan logika komputer tanpa menggunakan perangkat digital seperti komputer, laptop, atau internet. Program KKA ini dirancang secara inklusif dan adaptif agar sekolah yang tidak memiliki laboratorium komputer atau jaringan internet tetap bisa mengajarkan kemampuan berpikir komputasional kepada siswa. (https://kodingka.kemendikdasmen.go.id/pembelajaran/)

Apakah unplugged coding dapat diberikan atau diajarkan untuk jenjang SMK ?

Jawaban 1

Metode unplugged coding tetap dapat dan sangat relevan diajarkan di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Sumber : Jurnal Development of an Unplugged Based Basic Programming Algorithm Learning Model for Vocational High School Students (https://jidmis.org/index.php/jidmis/article/view/3199)

Jawaban 2:

Bahkan dalam dokumen resmi Kemendikbudristek mengenai mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), metode unplugged coding (tanpa gawai) sengaja dirancang untuk semua jenjang pendidikan dasar hingga menengah, termasuk SMK.

Sumber : Jurnal Koding dan Kecerdasan Artifisial Tanpa Komputer: Telaah Sistematis Pembelajaran Unplugged di Pendidikan Dasar dan Menengah. (https://www.researchgate.net/publication/400897422_Koding_dan_Kecerdasan_Artifisial_Tanpa_Komputer_Telaah_Sistematis_Pembelajaran_Unplugged_di_Pendidikan_Dasar_dan_Menengah)

Jawaban 3:

Bentuk aktivitas dan tingkat kesulitan unplugged coding di SMK berbeda dengan tingkat PAUD atau SD. Di SMK, metode ini digunakan untuk membedah konsep teknologi yang lebih kompleks dan abstrak sebelum siswa mempraktikkannya langsung di komputer (plugged coding).

Sumber : Jurnal Development of an Unplugged Based Basic Programming Algorithm Learning Model for Vocational High School Students. (https://jidmis.org/index.php/jidmis/article/view/3199/1396)